Langsung ke konten utama

CARA BUAT BLOG

Untuk membuat blog di Blogger.com, kamu sebaiknya memiliki akun email di Google, Gmail. Dengan menggunakan Gmail, nantinya proses pembuatan blog kamu di Blogger menjadi lebih mudah. Ya, asal tahu aja kalo Blogger itu situs web milik Google Inc. Kalo udah bikin akun Gmail, kamu bisa mengikuti langkah berikut:
  1. Buka situs Blogger di www.blogger.com. Untuk memudahkan kamu, sebaiknya pilih aturan bahasa Indonesia.

  1. Setelah membuka web tersebut, nanti kamu akan dihadapkan dengan halaman untuk log in ke akun Google. Masukkan akun Google kamu beserta passwordnya ke kolom yang disediakan. Setelah itu klik tombol “Masuk”.

  1. Setelah masuk, kamu bakal menemukan halaman selanjutnya dimana status kamu sebagai pengguna Google udah log in. Dari situ kamu bisa mengklik tombol “Lanjutkan ke Blogger”. Setelahnya, kamu akan diarahkan ke halaman pembuatan blog.

  1. Klik tombol “Blog Baru” pada halaman tersebut. Nanti akan muncul pop up pembuatan blog kamu. Di situ, kamu bisa mengisi kolom yang udah disediakan dan pilih default tema yang ingin kamu pakai buat blog kamu. Berikut adalah beberapa hal yang harus diisi:

  • Judul: Isi kolom ini dengan judul blog kamu, contohnya “Cerita Bego Siswa Teladan”
  • Alamat: alamat blog kamu di blogger, missal “catatanbego.blogspot.com”
  • Pilih Template: di sini kamu bisa memilih default template di blogger. Ada tujuh di antaranya, pilih salah satu aja.
Kalo udah, klik “Buat Blog!”, dan blog kamu udah jadi!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KUMPULAN HADIST

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ حَتَّى نَعْلَمَ الْمُجَاهِدِيْنَ مِنْكُمْ وَالصَّابِرِيْنَ “ Sungguh, Kami benar-benar akan menguji kamu sekalian agar Kami mengetahui orang-orang yang berjuang dan orang-orang yang sabar di antara kamu sekalian .” (QS. Muhammad : 31) إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُوْنَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ “ Sesungguhnya, hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas .” (QS. Az-Zumar : 10)                                               مَا يُصِيْبُ الْمُسْلِمَ مِنْ نَصَبٍ وَلَا وَصَبٍ وَلَا هَمٍّ وَلَا حُزْنٍ وَلَا أَذًى وَلَا غَمٍّ حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا إِلَّا كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ “ Tidaklah seorang muslim tertimpa kecelakaan, kemiskinan, kegundahan, kesedihan, kesakitan maupun...

SYAIR DOA ABU NAWAS Al I’tiraf (Sebuah Pengakuan)

Abu Nawas adalah pujangga Arab dan merupakan salah satu penyair terbesar sastra Arab klasik. Penyair ulung sekaligus tokoh sufi ini mempunyai nama lengkap Abu Ali Al Hasan bin Hani Al Hakami dan hidup pada zaman Khalifah Harun Al-Rasyid di Baghdad (806-814 M). Oleh masyarakat luas Abu Nawas dikenal terutama karena kecerdasan dan kecerdikan dalam melontarkan kata-kata, sehingga banyak lahir anekdot jenaka yang sarat dengan hikmah. Berikut ini salah satu karya besarnya sebagai seorang penyair: Al-I’tiraaf – Sebuah pengakuan. ِإِلهِي لََسْتُ لِلْفِرْدَوْسِ أَهْلاَ# وَلاَ أَقوى عَلَى النّارِ الجَحِيم Ilaahii lastu lil firdausi ahlaan wa laa aqwaa ‘alaa naaril jahiimi Wahai Tuhanku ! Aku bukanlah ahli surga, tapi aku tidak kuat dalam neraka Jahim فهَبْ لِي تَوْبَةً وَاغْفِرْ ذنوبِي # فَإنّكَ غَافِرُ الذنْبِ العَظِيْم Fa hablii taubatan waghfir zunuubii fa innaka ghaafirudzdzambil ‘azhiimi Maka berilah aku taubat (ampunan) dan ampunilah dosaku, sesungguhnya engkau Maha Pengampun...

TAFSIR

Penyebab Turunnya Adam dan Hawa dari Surga dalam al-Qur'an dan Bible Persperktif Feminisme Muslim: Sebuah Telaah Ulang Oleh: M. Syafi’, S.Th.I. [1] A.     Pendahuluan Persoalan paling menarik untuk diperbincangkan dalam kisah turunnya Adam dan Hawa bagi kalangan Feminis Muslim adalah teks-teks "sensitif gender", yaitu penyebab turunnya Adam dan Hawa dari Surga, baik yang terdapat dalam al-Qur'an maupun Bible sebagai kajian komparasi teks kali ini. Hal ini juga didukung bahwa Penuturan kisah dalam al-Qur’an hanya bersifat global dan hanya sebgai media untuk menyampaikan pesan-pesan moral yang ada padanya. Maka tidak heran jika penyampaian kisah dalam al-Qur’an tidak banyak menyebutkan tempat, nama, sejarah dan lain sebagainya. Berbeda dengan Perjanjian Lama dan Perjajian Baru yang termuat dalam Bible banyak menyebutkan kisah-kisah tersebut lebih detail. [2] Hal inilah yang kadang menyebabkan  pemaparan kisah-kisah terutama kisah tentang Adam dan Hawa terkesan ...